lets study

lets study

Thursday, April 10, 2014

Alam dan Tata Surya


Alam Semesta dan Tata Surya
2.1 Alam Semesta
Alam semesta mencakup tentang mikrocosmos ( benda-benda yang memiliki ukuran kecil seperti atom, electron, sel dll ) dan makrocosmos ( benda-benda yang memiliki ukuran yang sangat besar seperti bintang, planet dan galaxy ).  Terbentuknya alam semesta sudah diteliti oleh beberapa ahli dalam teori mereka masing-masing, salah satunya yang terkenal adalah teori Big Bang.
Big Bang ( Ledakan dahsyat ) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta.Teori ini menyatakan bahwa dulunya alam semesta berasal dari kondisi padat dan sangat panas, yang kemudian mengembang sekitar 13.700 juta tahun lalu.Hal ini bisa dipantau melalui pergerakan galaksi terhadap satu sama lainnya.Tahun 1929,Astronom Amerika Serikat yaitu Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat galaxy yang jauh dan bergerak menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi.Ia juga melihat jarak antar galaksi bertambah setiap saat.Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa alam semesta itu tidak statis seperti yang dipercaya sejak dulu, namun bergerak mengembang.Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa alam semesta bermula dari pengembangan masa lampau yang dinamakan Ledakan Besar ( Big Bang )
Alam semesta di dalamnya terdapat makrocosmos ( benda-benda yang berukuran seperti galaksi dan planet ). Galaksi merupakan suatu sistem yang besar dan terikat gaya gravitasinya di dalamnya terdiri dari kumpulan bintang. Jumlah dari galaksi di alam semesta ini sangat banyak dan tidak terhitung jumlahnya namun ada beberapa galaksi yang bisa dilihat dengan bantuan alat salah satunya galaksi andromeda, yaitu galaksi yang letaknya paling dekat dengan galaksi yang kita tempati saat ini yaitu milky way ( galaksi bima sakti )
2.2 Tata Surya
Tata surya merupakan kumpulan benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar bernama Matahari, dan juga terdiri dari semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.Objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui beserta orbitnya, lima planet katai ( kerdil ), satelit alami , meteor, asteroid dan komet.Terbentuknya tata surya ini pernah dikemukakan oleh Imanuel Kant dan Pierre Simon Laplace yang terkenal dengan teori kabutnya ( nebular theory ) yang pada masa itu teori ini dipercaya lebih kurang selama 100 tahun.Berikut ini rincian dari bagian anggota tata surya :
A.    Matahari
Matahari adalah induk atau pusat tata surya. Bintang ini berukuran lebih kurang 332.830 massa bumi. Massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi dahsyat. Kebanyakan energi ini dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi elektromagnetik, termasuk spektrum optik. Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit , masing-masing fotosfer, kromosfer, dan corona. Pada pusat matahari, suhunya mencapai jutaan derajat celcius dan tekanannya ratusan juta atmosfer.Kulit fotosfer suhunya lebih kurang 6000 derajat celcius dan memancarkan hampir semua cahaya.
B.     Merkurius
Merkurius merupakan planet bagian dalam yang terkecil dan termasuk paling dekat dengan matahari, jarak rata-rata ke matahari 58 juta Km dan memiliki garis tengah 4.880 Km. Merkurius tidak mengandung atmosfer, suhu di sekitar planet berkisar antara -200 C dan +400 C. Grafitasi merkurius kurang lebih hanya sepertiga kali grafitasi bumi.
C.     Venus
Planet Venus merupakan planet terdekat dengan bumi yang memiliki garis tengah 12.104 km. Jarak rata-rata ke Matahari 106 km.Planet ini diselimuti awal tebal (atmosfer) yang mungkin terjadi dari karbondioksida, tetapi tidak mengandung uap air dan oksigen.Planet ini terkenal dengan Bintang Kejora yang bersinar terang pada waktu sore atau pagi hari. Rotasi venus lebih kurang 247 hari dan berevolusi ( mengelilingi matahari ) selama 225 hari, artinya 1 tahun venus sama dengan 225 hari.

D.    Bumi
Bumi merupakan satu-satunya planet yang dihuni makhluk hidup. Bumi berputar pada porosnya yang disebut rotasi bumi. Akibat dari rotasi bumi tersebut adalah terjadi gerak semu matahari,yang seakan-akan matahari, bulan, dan bintang serta benda langit lainnya terbit di timur dan terbenam di barat, selain itu terjadi pergantian siang dan malam serta terjadi penyimpangan arah angin dan arus laut.Selain itu terjadi juga perbedaan waktu antara tempat yang berbeda derajat busurnya.Sementara itu, selama mengedari matahari ternyata sumbu bumi miring dengan arah yang sama terhadap bidang ekliptika.Kemiringan ini besarnya 23 ½ derajat terhadap bidang ekliptika.Jadi,akibat dari revolusi bumi tersebut adalah :
·         Pergantian empat iklim,yakni di sebelah utara garis balik utara ( 23 ½ LU )
·         Perubahan lamanya siang dan malam
·         Terlihatnya konstelasi bintang / rasi bintang yang beredar dari bulan ke bulan.

E.     Mars
Planet mars ini berwarna kemerah-merahan yang diduga berasal  tanah yang banyak mengandung besi oksigen. Pada permukaaan planet ini didapatkan warna kehijauan dan biru yang berubah-ubah sepanjang tahun.Diperkirakan perubahan warna tersebut sebagai perubahan musim dan memungkinkan adanya lumut dan tumbuhan tingkat rendah yang lain.Penyelidikan terakhir di planet ini terdapat uap air meskipun dalam jumlah yang kecil.Namun perubahan warna permukaan tersebut diperkirakan bukan karena suatu organisme tetapi disebabkann angin pasir. Jarak mars dan matahari ialah 226,48 juta km.Garis tengah adalah 6272 km dan revolusinya 1,9 tahun sementara rotasinya 24 jam 37 menit.

F.      Jupiter
Jupiter merupakan planet terbesar. Planet ini mengandung gas metana dan amoniak yang banyak mengandung gas hydrogen.Jupiter memiliki lebih kurang 14 satelit dan Jupiter memiliki garis tengah 138.560 km.Rotasinya cukup cepat yaitu 10 jam.Karena rotasinya cepat, pada bagian equatornya tampak sedikit mengembang dan membentuk sabuk.Massa planet ini sangat besar, hamper tiga ratus kali massa bumi dan gravitasinya 2,6 kali gravitasi bumi.
G.    Saturnus
Planet saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Jupiter.Jarak rata-rata ke matahari lebih kurang 1.426 juta km, kala revolusi planet ini 29,5 tahun dan rotasinya 10 jam.Saturnus memiliki 17 satelit, dan yang paling menonjol adalah titan, Tethys, rea, dan Dione. Saturnus juga memiliki cincin yang indah, ketiga cincin itu diuraikan sebagai berikut :
·         Cincin A merupakan cincin luar garis tengahnya 260.000 km
·         Cincin B merupakan cincin tengah dengan garis tengah rata-rata 160.000 km
·         Cincin C merupakan cincin dalam dan garis tengahnya 152.000 km

H.    Uranus
Planet Uranus memiliki jarak rata-rata dengan matahari lebih kurang 2.869 juta km, beredar mengelilingi matahari dalam waktu 84 tahun dengan kecepatan rotasinya 11 jam.Planet ini berdiameter 49.700 km.Pada planet ini ditemukan unsur helium , hydrogen, dan metan.Planet ini mempunyai 5 satelit yaitu Miranda, ariel, umbriel, titania, dan Oberon.
I.       Neptunus
Merupakan planet terjauh dengan matahari.Jaraknya 4.495 juta km.Beredar mengelilingi matahari dalam waktu 165 hari dan waktu rotasinya 15 jam.Satelit yang dimiliki neptunus ada dua yaitu triton yang berdiameter 4.000 km dan memiliki atmosfer,bentuknya mirip seperti planet Pluto.Sedangkan Nereid berdiameter 2000 km.
J.       Asteroid
Asteroid merupakan materi batuan yang kedudukannya terletak di antara mars dan Jupiter.Materi dari asteroid tersebut sebagian gagal menjadi planet karena adanya gravitasi Jupiter sang kuat dan berlangsung terus menerus yang menghancurkan sebagian materinya.Asteroid juga merupakan benda angkasa yang ukurannya kecil dan jumlahnya milyaran.Asteroid sendiri berupa batu-batuan yang juga bergerak mengelilingi matahari, ukurannya sangat kecil sehingga disebut bintang kerdil dengan diameter lebih kurang 240 km.
K.    Komet

Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagian kepala,dan semburan cahaya pada ekornya.Komet dalam bahasa yunani berarti bintang berekor adalah benda angkasa yang tidak padat dan terbentuk dari pecahan bahan yang sangat kecil yaitu debu.Ada dua jenis komet yaitu : komet berekor yaitu komet yang lintasannya berbentuk elips dan jika lintasannnya dekat dengan matahari maka akan melepaskan gas yang diabsorsi di daerah dingin untuk membentuk ekor.Sedangkan komet tidak berekor yaitu yang lintasannya pendek sehingga tidak memiliki kesempatan mengabsorsi gas di daerah dingin.Saat mendekati matahari komet ini membentuk koma dan ekor.

No comments:

Post a Comment